18 Sep 2017

Mencintai Alam dan Lingkungan


mencintai alam dan lingkungan

Assalamu'alaikum wr.wb.
Jumpa lagi bersama saya semoga gak bosen ya membaca artikel ini :D. Ngomong-ngomong soal mencintai alam serta lingkungan juga tidak lepas dari kewajiban kita sebagai manusia  yang hidup berdampingan dengannya, tapi bukan  bergandengan dengan pacarnya nya lo ya? :V, melainkan berdampingan dengan alam sekitarnya.

Sudah semestinya kita wajib menjaganya serta merawatnya bukan merusaknya.
Tapi ada saja ulah tangan usil yang tak bertanggung jawab, yang selalu membuat  kelestarian alam menjadi rusak,salah satunya menebang pohon di hutan secara beruntun alhasil si pohon berkurang kekuatanya dalam menahan debit air atau resapan,

Dampak negatifnya menjadi lonsor serta banjir yang tidak terduga-duga.
bukankah allah swt sendiri menyediakan  banyak manfaat dari hasil bumi yang berguna bagi manusia tapi tidak untuk keserakahan manusia?.

Menebang pohon di hutan  harus dengan seizin pihak pemerintah/perhutani itu pun harus dalam pengasan dan anjuran tertentu.

Allah swt sendiri sudah mengatakan dalam firmanya:

ar rum ayat 41-42

Artinya: “Telah tampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan perbuatan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar). Katakanlah : Adakanlah perjalanan di muka bumi dan perlihatkanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang dulu. Kebanyakan dari mereka itu adalah orang-orang yang mempersekutukan (Allah).” (QS Ar Rum : 41-42).

Sebagai generasi muda bangsa kita saling sadar dalam kelestarian alam betapa pentingya kondisi lngkungan yang sehat serta terjaga. Kalau bukan di mulai dari kita sendiri lantas siapa lagi yang menjaganya?.

baik di darat maupun di laut sama pentinya,jangan sampai karena iseng membuang sampah atau bahkan di jadikan kebiasaan kita membuang sampah di sungai menjadikan aliran sungai tidak lancar yang berakibat tertutupnya pintu penahan air terganggu menjadikan sampah kian menumpuk sukan kan sungai dan terjadi banjir bandang.

Di alam bebas pun kita wajib menjaga lingkungan serta mengawasi dari pihak yang tak bertanggung jawab,jangan sampai karena ulah kita dan orang lain lingkungan menjadi tandus, gersang.

Oleh sebab itu kita sebagai manusia belajar dan merenung atas sebelumnya dalam sejarah manusia yang sengsara akibat dari  ulah mereka sendiri yang tidak mau lagi menghiraukan seruan allah swt,bahkan mereka berbuat musrik dan kufur kepada tuhanya.

Allah swt dalm firmannya:

 وَلَا تُفْسِدُوا فِي الْأَرْضِ بَعْدَ إِصْلَاحِهَا وَادْعُوهُ خَوْفًا وَطَمَعًا ۚ إِنَّ رَحْمَتَ اللَّهِ قَرِيبٌ مِنَ الْمُحْسِنِينَ وَهُوَ الَّذِي يُرْسِلُ الرِّيَاحَ بُشْرًا بَيْنَ يَدَيْ رَحْمَتِهِ ۖ حَتَّىٰ إِذَا أَقَلَّتْ سَحَابًا ثِقَالًا سُقْنَاهُ لِبَلَدٍ مَيِّتٍ فَأَنْزَلْنَا بِهِ الْمَاءَ فَأَخْرَجْنَا بِهِ مِنْ كُلِّ الثَّمَرَاتِ ۚ كَذَٰلِكَ نُخْرِجُ الْمَوْتَىٰ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ

وَالْبَلَدُ الطَّيِّبُ يَخْرُجُ نَبَاتُهُ بِإِذْنِ رَبِّهِ ۖ وَالَّذِي خَبُثَ لَا يَخْرُجُ إِلَّا نَكِدًا ۚ كَذَٰلِكَ نُصَرِّفُ الْآيَاتِ لِقَوْمٍ يَشْكُرُونَ

وَلَا تُفْسِدُوا فِي الْأَرْضِ بَعْدَ إِصْلَاحِهَا وَادْعُوهُ خَوْفًا وَطَمَعًا ۚ إِنَّ رَحْمَتَ اللَّهِ قَرِيبٌ مِنَ الْمُحْسِنِينَ وَهُوَ الَّذِي يُرْسِلُ الرِّيَاحَ بُشْرًا بَيْنَ يَدَيْ رَحْمَتِهِ ۖ حَتَّىٰ إِذَا أَقَلَّتْ سَحَابًا ثِقَالًا سُقْنَاهُ لِبَلَدٍ مَيِّتٍ فَأَنْزَلْنَا بِهِ الْمَاءَ فَأَخْرَجْنَا بِهِ مِنْ كُلِّ الثَّمَرَاتِ ۚ كَذَٰلِكَ نُخْرِجُ الْمَوْتَىٰ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ وَالْبَلَدُ الطَّيِّبُ يَخْرُجُ نَبَاتُهُ بِإِذْنِ رَبِّهِ ۖ وَالَّذِي خَبُثَ لَا يَخْرُجُ إِلَّا نَكِدًا ۚ كَذَٰلِكَ نُصَرِّفُ الْآيَاتِ لِقَوْمٍ يَشْكُرُونَ


Artinya:
"Dan janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi setelah (diciptakan) dengan baik. Berdo’alah kepada-Nya dengan rasa takut dan penuh harap. Sesungguhnya rahmat Allah sangat dekat kepada orang yang berbuat kebaikan. (56) Dialah yang meniupkan angin sebagai pembawa kabar gembira, mendahului kedatangan rahmat-Nya (hujan), sehingga apabila angina itu membawa awan mendung, Kami halau ke suatu daerah yang tandus, lalu Kami turunkan hujan di daerah itu. Kemudian kami tumbuhkan dengan hujan itu berbagai macam buah-buahan. Seperti itulah Kami membangkitkan orang yang telah mati, mudah-mudahan kamu mengambil pelajaran. (57) Dan tanah yang baik, tanaman-tanamannya tumbuh subur dengan izin Tuhan, dan tanah yang buruk, tanaman-tanamannya tumbuh merana. Demikianlah Kami menjelaskan berulang-ulang tanda-tanda (kebesaran Kami) bagi orang-orang yang bersyukur." (58).


PELESTARIAN DI DARAT
Banyak hal yang harus di lakukan supaya tidak terjadi kerusakan alam salah satunya dengan mengadakan reboisasi atau penghijauan pasca kerusakan hutan,membuang sampah pada tempatnya dan di bakar toh sampah   terdapat dua jenis yakni organik dan anorganik.

Organik yani sampah yang di hasilkan dari dedauan serta berbagai barang yang mudah membusuk,kita bisa di jadikan pupuk kandang.

sementara anorganik ialah sampah yang tidak membusuk salah satunya yakni plastik, plastik sendiri akan menyatu dengan tahan atau hancur jika terpendam selama kurang lebih 100 tahun. Ada baiknya jika sampah yang satu ini kita jual untuk  di jadikan produk daur ulang.

PELESTARIAN DI LAUT
Tak hanya di darat di laut pun perlu adanya pelestarian salah satunya dengan:
  • Tidak menangkap ikan dengan pukat harimau yang berpotensi merusak laut.
  • Membudidayakan ikan yang terancam punah,agar selalu terjaga kelestariannya.
  • Tidak menggunakan bahan peledak yang brpotensi merusak terumbu karang.
  • Memberi efek jera atau hukuman kepada pihak pabrik atau perindustrian ketika membuang sisa bahan kiminya ke laut,banyak sekali zat yang berhaya bagi lingkungan terutama pada air, salah satunya yakni timbal dll.

KATA-KATA MUTIARA PECINTA ALAM
"Menjaga kelestarian alam sama halnya dengan pengabdian kecil kepada sang pencipta"
"Ingatlah masih ada anak cucu kita"

Demikian aikel dari saya ,semoga bermanfaat,apa bila ada tutur kata yang kurang berkenan,saya mohon maaf yang sebesar-besarnya.
Wassalamu'alaiikum wr.wb.

Artikel Terkait

Load comments