Cara Perbaiki Elemen HTML tidak Memiliki Atribut ‘lang’

memperbaiki peringatan atribut lang


Jika kamu secara sengaja telah mengecek situs blog sendiri di PageSpeed Insights, kemudian kamu mendapati salah satu peringatan adanya catatan bahwa “elemen html tidak memiliki atribut lang” saran kami lebih baik diperbaiki. Cukup mudah dilakukan asal kita paham dan sedikit ketelitian saja maka bisa segera diatasi.

Untuk lebih dipahami lagi, simak penjelasan berikut ini;

Saat mengatur pembaca layar, pengguna memilih bahasa utama (default). Jika sebuah halaman web tidak menentukan bahasa, maka pembaca layar otomatis menggunakan bahasa default yang sudah dipilih pengguna. Masalah muncul ketika pengguna fasih dalam beberapa bahasa dan sering membuka situs web dengan bahasa berbeda. Karena itu, sangat penting untuk menetapkan bahasa yang benar pada dokumen agar teks bisa dibacakan dengan tepat.

Pembaca layar memiliki pustaka suara khusus untuk setiap bahasa, menyesuaikan pengucapan dan ciri khas bahasa tersebut. Pembaca layar bisa berganti pustaka suara dengan mudah, tetapi hanya jika dokumen <html> menetapkan bahasa apa yang digunakan dan kapan harus berganti. Jika bahasa tidak ditentukan, pembaca layar akan tetap menggunakan bahasa default pengguna. Akibatnya, teks bisa terdengar dengan aksen aneh atau salah pengucapan, sehingga sulit dipahami.

Dengan begitu memberi atribut “lang” sama saja memberikan pengalaman pengunjung situs web jadi lebih baik terutama pembaca dengan background bahasa yang berbeda.
 

Langkah Memberi Atribut lang di Elemen <html> 


Yang sering saya jumpai muncul peringatan ini adalah pada template Blogger lama yang belum diupdate, untuk yang sudah memakai terkini seperti halnya tema buatan Sugeng.id dan Igniel yang kami tahu sudah sangat aman.

Tetapi bagi yang masih bertahan memakai versi lama, jangan khawatir karena bisa dengan mudah memperbaiki peringatan tersebut secara mandiri tanpa harus ganti template. Dan ini bisa kalian terapkan untuk semua situs baik platform blog, wordpress, self-hosting, dan lainnya.

Berikut ini caranya:

Kita hanya perlu menambahkan lang atribut dalam pengaturan html situs kita, yakni dengan menambahkan elemen misalnya <html lang=”id”> untuk contoh jika bahasa utama dari dokumen adalah bahasa Indonesia. Sedangkan kalau ternyata bahasa utama halaman adalah bahasa inggris maka pake atribut lang=”en”

Contoh penerapan dalam template blog, agar lebih mudah dipahami lagi. Ini biasanya posisinya di paling atas tepatnya nomor ke-3, sebelum diberi atribut kurang lebih seperti ini;

<html expr:dir='data:blog.languageDirection'>

Setelah ditambahkan ‘lang’ maka jadi seperti ini;
<html expr:dir='data:blog.languageDirection' lang=’id’>


Baca juga : Cara Daftar Website/Blog ke Google Search Console

Sementara untuk kode bahasa lain, kalian bisa sesuaikan dengan situs yang kalian miliki memakai bahasa apa. Dan berikut Daftar Kode Bahasa secara Umum (ISO 639-1) untuk beberapa negara.

- id: Bahasa Indonesia (Indonesia)
- en: Bahasa Inggris 
- zh: Bahasa Mandarin / Tionghoa
- ar: Bahasa Arab
- ja: Bahasa Jepang
- ko: Bahasa Korea
- es: Bahasa Spanyol
- fr: Bahasa Prancis
- de: Bahasa Jerman
- ru: Bahasa Rusia
- hi: Bahasa Hindi (India)
- nl: Bahasa Belanda
- pt: Bahasa Portugis

Berikutnya bahkan kita bisa menentukan bahasa utama situs secara spesifik berdasarkan dialek suatu negara, misalkan “en-AS” untuk menandai sebagai bahasa Inggris Amerika, lalu "fr-CA" untuk bahasa Prancis Kanada, atau yang lainnya.

Penutup

Dengan menambahkan atribut tersebut, kalian jadi bisa memperbaiki peringatan di pengecekan PageSpeed Insight dan bisa dengan mudah melakukan sendiri bahkan menjadikan kenaikan performa. Walaupun kelihatannya hal kecil, tetapi seiring berjalannya waktu dan semakin banyak pengunjung situs dari berbagai bahasa yang berbeda akan berdampak sangat besar karena menyangkut user-experience.

This Is The Newest Post