Kalau mendengar kata bekicot, banyak orang langsung terbayang hewan kecil dengan rumah cangkang yang sering muncul saat hujan dan kadang menempel di pohon pisang. Tapi tahukah kamu, di balik bentuknya yang sederhana serta mungkin sebagian orang jijik, bekicot ternyata menyimpan banyak manfaat untuk kesehatan dan bahkan bisa diolah jadi masakan lezat?
Penasaran bukan? Yuk, kalau begitu kita kupas tuntas bersama tentang hewan yang satu ini! Mungkin sering kalian temukan disekitar rumah maka perlu tahu kalau bisa dimanfaatkan untuk hal positif.
Mengenal Bekicot Lebih Dekat
Bekicot adalah sejenis moluska darat yang hidup di tempat lembap, tak heran banyak bermunculan pas musim hujan. Hewan ini punya cangkang spiral dan bergerak dengan bantuan lendir bekicot yang khas. Meski sering dianggap hama di kebun, bekicot sudah lama dimanfaatkan di berbagai budaya, baik untuk pengobatan tradisional maupun dijadikan kuliner.
Manfaat Bekicot untuk Kesehatan
Banyak penelitian dan pengalaman tradisional menunjukkan bahwa bekicot punya kandungan gizi yang cukup tinggi. Berikut beberapa manfaat bekicot yang bisa kamu dapatkan antara lain:
- Sumber protein: Daging bekicot kaya protein, bagus untuk membantu pembentukan otot dan menjaga energi tubuh. Nah cocok ini buat kamu yang sedang membangun otot tubuh, jangan takut lagi menyantap msakan bekicot.
- Mengandung mineral penting: Seperti magnesium, kalsium, dan zat besi yang mendukung kesehatan tulang dan darah. Wah kita juga baru mengetahui ternyata sedalam itu kandungan gizinya ya.
- Lendir bekicot untuk kulit: Lendir bekicot terkenal dalam dunia kecantikan karena dipercaya membantu regenerasi kulit, mengurangi jerawat, dan menjaga kelembapan. Kalau udah tahu seperti itu bekicot bisa jadi rebutan banyak wanita nih, hehe.
- Meningkatkan daya tahan tubuh: Kandungan asam amino dan nutrisi lain bisa membantu sistem imun lebih kuat. Kok pas banget, bekicot banyak muncul pasa musim lembab tapi malah memiliki khasiat menjaga imun lebih kuat.
Kalau katanya bekicot bisa untuk mengobati sakit gigi? Itu merupakan kepercayaan tradisional di beberapa daerah bahwa lendir bekicot bisa dipakai untuk meredakan sakit gigi dengan cara dioleskan atau ditempelkan pada gigi yang sakit. Bahkan ada penelitian kecil yang mencoba mengembangkan pasta gigi berbahan lendir bekicot karena kandungan antibakterinya dianggap bermanfaat untuk mencegah karies gigi.
Namun, penting dicatat bahwa bukti ilmiah yang mendukung penggunaan bekicot sebagai obat sakit gigi masih terbatas. Sebagian besar klaim berasal dari pengalaman masyarakat atau penelitian awal, bukan uji klinis besar yang terstandarisasi. Jadi, kalau sakit gigi, cara paling aman tetap periksa ke dokter gigi agar mendapat penanganan yang tepat.
Singkatnya: lendir bekicot memang dipercaya punya khasiat, tapi jangan dijadikan pengganti perawatan medis. Kalau kamu penasaran, bisa dijadikan pengetahuan tambahan, tapi untuk kesehatan gigi tetap utamakan cara yang terbukti aman.
Efek Makan Bekicot
Meski punya banyak manfaat, konsumsi bekicot juga perlu hati-hati. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan:
- Kebersihan sangat penting: Bekicot harus diolah dengan benar, karena bisa membawa parasit jika tidak dimasak matang.
- Alergi: Beberapa orang mungkin sensitif terhadap protein tertentu dalam bekicot.
- Porsi wajar: Seperti makanan lain, jangan berlebihan. Makan bekicot secukupnya agar manfaatnya maksimal tanpa efek samping.
Bekicot dalam Dunia Kuliner
Jangan salah, masakan bekicot sudah lama jadi bagian kuliner tradisional di berbagai daerah. Di Indonesia, ada sate bekicot yang terkenal di Jawa Timur. Katanya orang-orang yang pernah mencicipi kuliner bekicot rasanya gurih, teksturnya kenyal, dan biasanya dimasak dengan bumbu pedas manis.
Di luar negeri, terutama Prancis, bekicot dikenal sebagai escargot, hidangan mewah yang dimasak dengan bawang putih dan mentega. Jadi, bekicot bukan sekadar hewan kebun, tapi juga bahan masakan bekicot yang bisa naik kelas jadi kuliner istimewa.
Kendati demikian meski bekicot sudah masuk ke dalam sebuah kuliner untuk dijadikan konsumsi dan juga mengandung sejumlah khasiat. Jika Anda adalah seorang Muslim juga perlu diketahui bahwasanya terdapat fatwa dari MUI (Majelis Ulama Indonesia) tentang hukum mengonsumsi bekicot, sebagai berikut:
Ketentuan Hukum
1. Bekicot merupakan salah satu jenis hewan yang masuk kategori hasyarat.
2. Hukum memakan hasyarat adalah haram menurut jumhur Ulama (Hanafiyyah, Syafi’iyyah, Hanabilah, Zhahiriyyah), sedangkan Imam Malik menyatakan kehalalannya jika ada manfaat dan tidak membahayakan.
3. Hukum memakan bekicot adalah haram, demikian juga membudidayakan dan memanfatkannya untuk kepentingan konsumsi.
Bahwa fatwa tersebut mulai berlaku pada tanggal yang ditetapkan 31 Mei 2012, dengan ketentuan jika di kemudian hari ternyata membutuhkan penyempurnaan, akan diperbaiki dan disempurnakan sebagaimana mestinya.
Penutup
Bekicot memang bukan makanan sehari-hari bagi banyak orang, tapi manfaat bekicot untuk kesehatan tidak bisa diremehkan. Dari lendir bekicot yang katanya bermanfaat untuk kulit, hingga masakan bekicot yang kaya akan protein, semuanya punya nilai lebih. Akan tetapi bagi umat muslim jika mengacu pada fatwa MUI, bahwa mengkonsumsi bekicot hukumnya haram yang perlu dipertimbangkan kecuali dalam keadaan darurat misalnya dalam kondisi lapar dan hanya ada makanan bekicot atau untuk dijadikan pengobatan.
Kalau kamu penasaran, coba sesekali mencicipi olahan bekicot yang aman dan higienis. Siapa tahu, selain menambah pengalaman kuliner, kamu juga bisa merasakan manfaat kesehatannya.
Jadi, berani coba bekicot sebagai menu sehatmu berikutnya?
